Pameran Seni Artphoria: Lukisan 3D Bergaya Eropa Klasik (Renaissance) #Part 2

Artphoria—itulah nama yang disandingkan untuk sebuah galeri seni lukis berskala besar yang pernah diselenggarakan di sebuah mall di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Pameran seni ini berbeda dari pameran-pameran seni pada umumnya. Jika pameran seni pada umumnya hanya memamerkan karya-karya seni secara monoton, di Artphoria, pengunjung akan dengan bebas merasakan sensasi lukisan yang terkesan hiudp (nyata). Pengunjung akan merasakan sensasi yang berbeda. Mereka dapat dengan bebas menyatu bersama lukisan-lukisan di sana dan mengabadikannya bersama kamera.

Lukisan-lukisan yang terpajang di sana cukup membuat pengunjung terkesiap. Bukan karena nuansa lukisannya yang seram seperti halnya pameran seni gothic, melainkan karena ukuran tiap-tiap lukisannya yang dibuat hampir mirip dengan wujud aslinya. Dengan perpaduan teknologi tiga dimensi (3D) dan cat minyak, Artphoria terlihat seperti galeri seni lukis yang “hidup”.

Tentang Sang Seniman

Kurt Wenner merupakan seorang warga negara Amerika yang telah menggeluti seni ilusi tiga dimensi (3D) sejak masa mudanya. Karya-karyanya sudah menjamur ke lebih dari tiga puluh negara dengan beberapa konsep seni, seperti lukisan dari cat minyak berskala besar, lukisan dinding/keramik, pahat, instalasi 3D, dan masih banyak lagi. Dalam sejarahnya, Wenner berhasil meraih berbagai penghargaan di ajang kompetisi seni dan secara resmi dikenal sebagai master atau ahli dari jenis karya seni yang dibuatnya. Wenner pun mengawali karirnya sebagai scientific space illustrator di NASA, dan kemudian mengejar hasratnya dalam bidang seni klasik di Roma, Italia.

Sang Seniman

Kurt Wenner

Kini, sang seniman telah mengantarkan seni klasik yang berpadu dengan teknologi tiga dimensinya ke kancah internasional, tak terkecuali ke Indonesia. Melalui Artphoria ini, seorang Wenner ingin mempertontonkan sebuah pameran seni yang berbeda dari yang lainnya. Ia membawa penyegaran di bidangnya.

Seperti Terbawa ke Zaman Eropa Klasik

Nuansa berbeda pun ditawarkan di pameran seni ini. Selain karena ciri khas teknologi tiga dimensinya (3D), nuansa Eropa Klasik juga melekat erat di setiap lukisannya. Hmmm… pantas saja, begitu kami memasuki galeri, kami seakan terbawa ke zaman itu, sepereti berada di abad ke-16—18 M. Banyak sekali lukisan klasik dalam ukuran besar, seperti lukisan kuda pacu, pilar-pilar raksasa, naga Yunani Kuno, permadani terbang Aladdin khas Timur Tengah, dan ornamen-ornamen burung camar yang sedang terbang. Dengan ukuran yang besar dan menyatu dengan tembok dan lantai, pengunjung dapat dengan leluasa berfoto di atas lukisan-lukisan tersebut. Namun, yang menarik di sini adalah hasil foto itu sendiri. Kita dapat melihat langsung perbedaannya di sana. Setiap detil gambar seakan hidup dan menyatu dengan kita.

Permadani Terbang

Permadani Terbang

Kuda Pacu

Kuda Pacu

Naga Yunani Kuno

Naga Yunani Kuno

 

View dari Atas Langit

View dari Atas Langit

??????????

Lukisan Pilar

??????????

Sansadhia Sedang Memperhatikan Lukisan

Refleksi Manusia

Refleksi Manusia

Saya, Sedang Memperhatikan Lukisan

Saya, Sedang Memperhatikan Lukisan

Pilar Raksasa

Pilar Raksasa

Kupu-Kupu Sansadhia

Kupu-Kupu Sansadhia

Segerombol Binatang Menyerbu Ruangan

Segerombol Binatang Menyerbu Ruangan

Selain itu, di Artphoria ini juga terdapat lukisan-lukisan berskala sedang dan kecil. Namun, jenis lukisan ini tidak memiliki efek tiga dimensi sebagaimana lukisan-lukisan berskala besar. Mereka sekadar menjadi pemanis dalam galeri seni ini.

Penggambaran seni Eropa Klasik di Artphoria ini memang sudah menjadi “bumbu dapur” bagi Kurt Wenner. Dia menuangkannya ke dalam karya seni berupa lukisan untuk menunjukkan ketertarikannya terhadap seni klasik. Hasilnya pun sangat mengesankan, seperti yang terlihat pada gambar-gambar di atas ini. Hmmm… Cukup cerdas, bukan!?

Refrensi: http://kurtwenner.com/images/PDFs/Artist_Statement.pdf

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s