Jokowi-JK: Pendidikan Harus Merata Sampai ke Bumi Cenderawasih

Enam puluh sembilan tahun sudah Indonesia mendapatkan hak kemerdekaannya sebagai sebuah bangsa. Modernisasi pun kini telah menjadi penanda kemajuan bagi bangsa ini, namun tetap saja pendidikan belum tumbuh secara optimal sampai ke pelosok Tanah Air. Bahkan, sampai saat ini.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kondisi pendidikan di Indonesia masih saja terabaikan. Pendidikan di Indonesia masih terfokus di dua zona geografis, yaitu Indonesia Barat dan Tengah. Lalu, bagaimana dengan kondisi pendidikan di Timur Indonesia? Tentu hal ini menjadi persoalan yang harus dijawab kepada masing-masing capres dan cawapres 2014 nanti.

Adalah pasangan Jokowi-JK, yang menekankan pendidikan di Tanah Air. Ya, pendidikan harus dimulai sedini mungkin tanpa kecuali. “Pendidikan kita masih terfokus pada 80% pengetahuan, mulai dari SD hingga SMA. Sisanya pendidikan karakter. Padahal, pembentukan karakter bangsa itu penting. Ini malah terbalik,” begitulah pernyataan Jokowi ketika berpidato di sebuah forum yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta, Jumat malam, 06-06-14. Dari pidatonya tersebut, pasangan capres-cawapres dengan nomor urut 2 ini ingin mentransformasi sektor pendidikan dimulai dari pembentukan karakter sedini mungkin. “Kalau pembentukan karakter ini oke, kan larinya ke ekonomi juga,” tegasnya.

Mengenai pemerataaan pendidikan sampai ke seluruh Indonesia, Jokowi memiliki visi-misi mengoptimalkan pendidikan dalam lima tahun ke depan, bahkan sampai ke Bumi Cenderawasih. Hal ini mengingat Indonesia Timur belum mendapatkan sentuhan pendidikan secara utuh. Betapa tidak, sampai saat ini saja tingkat buta huruf  di sana masih cukup tinggi. Kemiskinan pun tak terbendung. Tidak hanya itu, media literacy juga menjadi salah satu program yang digagas oleh pasangan Jokowi-JK. “Semua daerah harus bisa online. Zamannya sudah maju. Masa masih orang ketemu orang. Ada online yang mempermudah kok. Tinggal kitanya saja,” celetuknya saat berpidato.

Jika ditelisik lebih dalam lagi, memang sudah seharusnya Indonesia maju di dalam bidang pendidikan. Pendidikan harus merata sampai ke seluruh pelosok negeri tanpa pandang umur. Setidaknya, melalui pendidikan, karakter suatu bangsa dapat terbentuk ke arah yang lebih baik. Dengan demikian, sumber daya manusia di Indonesia semakin produktif dan dapat menyentuh ke berbagai sektor kehidupan. Pendidikan menjadi poin penting bagi pasangan capres-cawapres ini.

Catatan: Artikel ini ditulis bukan untuk mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-JK. Namun, hanya sebatas review dari apa-apa yang ditampilkan oleh media. Tujuannya sederhana; sekadar untuk menambah wawasan. Jangan melihat tulisan ini sebagai bentuk kampanye hitam atau black campaign yang mendukung pasangan capres-cawapres tertentu, dalam hal ini Jokowi-JK. Terima kasih, salam hangat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s